Kerusakan di masa kini telah rusak dan telah jauh dari sumber yang sebenarnya. Telah nampak kerusakan dimana – mana baik tanpa disadari ataupun disengaja.
Kerusakan diperbuat tanpa disadari umumnya dilakukan oleh orang yang merasa dirinya mengikuti (katanya yang sebenarnya), padahal salah dalam mengikuti melainkan mengikuti hawa – hawa nafsu manusia –manusia yang durhaka kepada Allah yang menggunakan tampilan untuk menipu.
sebab apa demikian, karena mereka (yang merasa mengikuti sebenarnya) sekalipun ataupun bahkan sedikit saja tidak mau tahu dan mencari tahu kedustaan apa yang disampaikan oleh dajjal – dajjal berpakaian ulama.
Kerusakan disengaja, ini nyata seperti orang – orang musyrik (Kristen, hindu, budha, dan sebagainya bahkan demokrasi sekalipun (demokrasi merupakan agama) yang mengizinkan pluralisme, yang buruk dan yang baik itu sama, yang musryik dan tauhid itu sama, yang pintar dan yang bodoh itu sama dan bahkan bahwa Allah itu adalah tuhan dari segala Agama (Innalillahi wa innailaihi raaji’un) KEDUSTAAN YANG AMAT SANGAT DAN KEBODOHAN YANG AMAT ZHALIM. SEHINGGA BERANI MENGATAKAN ALLAH TUHAN DARI SEGALA AGAMA. KARENA TUJUAN AGAMA ITU SAMA……….. NAUDZUBILLAHI MINDZAALIKA… DARI KEBODOHAN ORANG – ORANG DUNGU TERSEBUT.
…. ya. memang disengaja oleh manusia – manusia kafir yang tidak senang terhadap agama ini jaya dalam meninggikan peradaban manusia yang beradab.karena apa… karena kepentingan mereka akan hilang. karena pada dasarnya manusia itu satu sama lain adalah saling menyempurnakan dan saling menolong satu sama lain bukan membudakkan bahkan menginjak satu sama lain.! (pikirkan)
Tidak satupun Nabi memerintahkan ummatnya kecuali mengikut petunjuk Allah, jika saja Nabi memasukkan kepentingan kehidupannya dalam perintah Allah maka yakinlah bahwa Allah telah mengancamnya dengan memutus urat nadinya hidup – hidup.
Sejarah membuktikan Dien ini tidak pernah membudakkan siapapun, bahkan dien (agama) islam ini memberikan keluasan bahkan ilmu kepada budak – budak. Contoh Ikrimah yang dahulu kafir kemudian di jadikan budak, melainkan setelah beliau masuk Islam beliau menjadi ulama yang terpandang karena Ilmunya. Agama mana yang memuliakan budak – budak, sungguh tidak satupun dalam hal ini agama manapun yang mampu kecuali Islam.
Kembali kepada pokok…. Kerusakan yang terjadi dengan tanpa sadar sesungguhnya dilakukan oleh orang – orang yang sungguh dikatakan berilmu. namun sungguh disayangkan mereka melupakan apa yang telah jelas DILAKUKAN OLEH NABINYA, BAHKAN PARA SHAHABATNYA DALAM menafsirkan perintah Allah. Mereka (Ulama kekinian yang sesat) menafsirkan perintah – perintah tersebut dengan mengikut bahasanya bukan mengikut perbuatannya.
KARENA TELAH NYATA SAAT INI. JIKA SAJA MEREKA MENGIKUTI PERINTAH ALLAH MELALUI PERBUATANNYA MAKA YAKINLAH TIDAK ADA SATUPUN KEMAKSIATAN YANG BERKEMBANG.
contoh: kebanyakan istri ustadzpun tidak berkerudung kecuali ketika hendak bepergian saja atau mendatangi pengajian saja…. (Innalillahi wa innailahi raji’un..
ingatlah wanita adalah madrasah bagi anak – anaknya di rumah sehingga wanitalah yang membentuk pejuang – pejuang yang sejati yang akan dimuliakan di dunia bahkan diakhirat … ataupun wanitapuna mampu menjadikan mereka terhina didunia bahkan di akhirat….
BILA SAJA BAHASA ITU STATIS MAKA DAPAT DIPASTIKAN ITU BENAR ADANYA.. NAMUN BAHASA ITU SESUNGGUHNYA FLEKSIBEL SESUAI ZAMANNYA DAN KEBODOHAN MANUSIA DI SAAT ITU DALAM BAHASA.! Maka kerusakan tanpa sadar telah menyelimuti sebagian besar manusia – manusia yang enggan berfikir, ataupun manusia diatas kepentingan dunia.!
http://youtu.be/MGXQlKx3j8o
NAUDZUBILLAHI. (sedikit pengingat). (IR)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar