Hai orang - orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara yang keras, sebagaimana kerasnya suara sebagian kamu terhadap sebagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu, sedangkan kamu tidak menyadari. (QS. al-Hujarat: 2)
Imam Ibnul Qayyim berkomentar, "Apabila mengeraskan suara mereka di atas suara rosul saja dapat menyebabkan gugurnya amalan mereka, lantas bagaimana kiranya dengan mendahulukan dan mengedepankan pendapat, akal, perasaan, politik dan pengetahuan di atas ajaran Rosul?!!.
Bukankah ini lebih layak untuk sebagai faktor penggugur amalan mereka??!!!.
==> I'lamul Muwaqqi'in 1/60 <==